JurusanAdministrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar Corresponding e-mail: nurfatmawati04@gmail.com1 mappincaraFIP@gmail.com2 sitti.habibah@unm.ac.id3 Abstrak: Penelitian ini mengkaji tentang pemanfaatan dan pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan di SMP Negeri 7 Makassar.
JawabanIlmu pendidikan Merupakan kelanjutan dari pendidikan. Ilmu pendidikan lebih berhubungan dengan teori pendidikan yang mengutamakan pemikiran ilmiah. Pendidikan dan ilmu pendidikan memiliki keterkaitan dalam artian praktik serta teoritik. Sehingga, dalam proses kehidupan manusia keduanya saling BERMANFAAT, JADIKAN JAWABAN TERBAIK. TOLONG BANTU FOLLOW
PanturSilaban lahir di Tapanuli, Sumatra Utara pada 11 November 1937. Dia menempuh pendidikan di ITB dan meraih gelar Sarjana Sains di bidang fisika teoritik (theoretical physics) pada 1964 di Departemen Fisika ITB. Pantur meraih gelar Ph.D. di bidang relativitas umum pada 1971 dari Departemen Fisika, Syracuse University, Syracuse, New York, Amerika Serikat.
SEORANG PENGGUNA TELAH BERTANYA 👇 Bedanya ilmu pengetahuan dan pendidikan INI JAWABAN TERBAIK 👇 Ilmu adalah segala sesuatu yang memberikan berbagai jenis pelajaran yang mempelajari segala sesuatu di dunia dan akhirat serta membawa manfaat bagi semua orang. Pendidikan adalah suatu usaha yang dilakukan dengan sengaja baik langsung maupun tidak langsung untuk membantu anak dalam perkembangannya mencapai kedewasaan. Was this helpful? 2 / 2 Postingan TerkaitJelaskan perbedaan pengetahuan dan ilmu pengetahuanApa perbedaan ilmu pengetahuan dan teknologi? Jelaskan!Perbedaan pembelajaran, pengajaran dan pendidikan…Apa perbedaan ustad, kiayi, dan ulama? ​Perbedaan antara filsafat dan agamaApakah perbedaan sosiologi dengan ilmu ilmu lain.?
Perbedaanilmu, filsafat dan agama. Terdapat perbedaan yang mencolok antara ketiga aspek tersebut, dimana ilmu dan filsafat bersumber dari akal budi atau rasio manusia. Sednagkan agaman bersumber dari wahyu Tuhan. Ilmu mencari kebenaran dnegan cara penyelidikan (riset), pengalaman (empiri) dan percobaan (eksperimen). Pemahaman terhadap konsep pendidikan setidaknya berorientasi pada dua aktifitas utama yaitu pendidikan sebagai tindakan manusia sebagai usaha membimbing manusia yang lain educational practice, dengan pendidikan sebagai ilmu pendidikan educational thought. Pendidikan sebagai suatu tindakan sudah berlangsung lama sebelum orang berfikir tentang bagaimana mendidik. Bahkan dapat dikatakan pendidikan dalam artian ini sudah ada sejak leberadaan manusia di dunia ini, sedangkan pendidikan sebagai ilmu baru lahir kira-kira pada abad 19. Dua pengertian tersebut oleh prof. Gununing dibedakan dengan dua persitilahan, yaitu Paedagogie untuk pendidikan dalam artian praktik dan Paedagogiek untuk ilmu pendidikan atau yang berhubungan dengan teori pendidikan yang mengutamakan perenungan atau pemikiran ilmiah Siwarno 1982. Dari kenyataan tersebut di atas E. H Wilds menggambarkan Education is as old as life itself; … Education, concious or unconcious, organizes or unorgasized, has always existed, playing an in area singly role in the drama of human progress………………………………Education took palse long before anyone thought abaout it; there writing about education long before was problem of education. Dalam kenyataan manusia menunjukkan bahwa pendidikan dalam artian pembimbingan sudah berlangsung sejak zaman primitif. Kegiatan pendidikan terjadi dalam hubungan orang tua dengan anak. Orang tua mengajak anak laki-laki pergi kebudayaan ladang, berburu agar anak memiliki ketrampilan berladang dan berburu. Seorang ibu membimbing anak untuk bekerja di lingkungan keluarga, agar anaknya memiliki kemampuan dalam mengurus kehidupan rumah tangga. Masih banyak lagi kegiatan-kegiatan yang lain yang merupakan aktifitas pendidikan berlangsung dalam kehidupan sehari-hari. Dari tinjauan sejarah pendidikan kelahiran ilmu pendidikan diawali dengan lahirnya tokoh-tokoh pemikir dalam bidang pendidikan. Pada abad 18 lahirlah tokoh-tokoh seperti J. A Comeniu, John Locke, Jean Jaques Rousseau, Immanuelkant dan J. J Pestalozzi. Sedangkan tokoh-tokoh pendidikan abad 19 hingga awal abad 20 diantaranya adalah Herbart, Frobel, Montessori, John Dewey dan dari pemikir-pemikir tersebut maka ilmu pendidikan terus berkembang hingga saat ini. Ilmu pendidikan atau Paedagogiek adalah teori pendidikan perenungan tentang pendidikan dalam arti yang luas. Ilmu pendidikan adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari soal-soal yang timbul dalam praktik pendidikan Brojonegoro, 1986. Ilmu pendidikan telah berkembang dan memenuhi persyaratan sebagai ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri. Ilmu pengetahuan dapat berdiri sendiri apabila telah memenuhi persyaratan yaitu 1 memiliki objek sendiri, 2 methode penyelidikan, 3 sistematika, dan 4 tijuan sendiri. Objek Ilmu Pendidikan Ilmu pendidikan memiliki objek yang menjadi lapangan penyelidikannya yang terdiri dari objek forma dan objek materi. Objek forma adalah lapangan atau bahan penyelidikan suatu ilmu, sedangkan objek materi adalah sudut tinjauan dari suatu ilmu. Objek materi dari ilmu pendidikan adalah manusia,sedang objek formanya adalah kegiatan manusia membimbing perkembangan manusia untuk mencapai tujuan tertentu. Ilmu pendidikan dimungkinkan memiliki objek materi yang sama dengan ilmu pengetahuan lainnya namun berbeda dalam objek formanya. Dari objek forma inilah ditemukan permasalahan pendidikan, yang menjadi bahasan suatu ilmu yang disebut ilmu pendidikan. Metode Penelitian Ilmu Pendidikan Ilmu pendidikan sebagai ilmu pengetahuan memiliki metode penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Metode tersebut mencakup metode untuk mengumpulkan data maupun metode untuk mengolah data. Metode pengumpulan data dapat dilakukan melalui observasi, tes, interview, angket dan lain-lain. Metode untuk menganalisis data dapat menggunakan data analisis statistik maupun non statistik. Metode berfikir yang digunakan menganalisis dapat menggunakan metode induktif ataupun deduktif. Sistematik dalam ilmu pendidikan Sistem adalah susunan persoalan-persoalan yang teratur, sehingga merupakan suatu kesatuan yang organis, sehingga antara satu dengan lainnya saling berhubungan dan tidak dapat terpisahkan. Ilmu pendidikan memiliki persoalan-persoalan yang terssusun secara sistematis sehingga merupakan suatu kesatuan yang saling terkait. Terdapat berbagai variasi dalam komponen sistem pendidikan, namun ada beberapa hal yang selalu ada dalam sistem tersebut adalah 1 tujuan pendidikan, 2 pendidik, 3 peserta didik, 4interaksi pendidikan, dan5 lingkungan pendidikan. Tujuan Ilmu Pendidikan Dalam pengembangan ilmu pendidikan memiliki dua tujuan yang ingin dicapai yaitu untuk pengembangan suatu ilmu, yang berorientasi pada kebenaran suatu ilmu itu sendiri. Dengan cara ini akan menghasilkan ilmu teoritis murni yang tidak menghiraukan kegunaannya dalam praktik. Di samping tujuan tersebut ilmu pendidikan mengembangkan ilmu yang selanjutnya dapat digunakan dalam praktik pendidikan sehari-hari. Hal yang demikian ini sering disebut dengan ilmu bersifat praktis. Artinya teori yang ditemukan harus berorientasi pada praktik, atau dapat dipraktikan. Filsafatpendidikan akan membahas ilmu mengenai pendidikan itu sendiri secara mendalam dan meluas di setiap bagian dari ilmu pendidikan. Menurut Zanti Arbi (1988), pengertian filsafat pendidikan yaitu : Menginspirasi, yang dapat diartikan mampu memberikan inspirasi bagi para pendidik untuk menjalankan berbagai ide dalam pengembangan pendidikan. SEORANG PENGGUNA TELAH BERTANYA 👇 Apa perbedaan antara pendidikan dan kependidikan? INI JAWABAN TERBAIK 👇 Penjelasan Pendidikan Apa yang dilakukan dan dijadikan pedoman. pendidikan Sistem yang melandasi pendidikan. Menjawab 1. Pendidik adalah tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, mengevaluasi hasil pembelajaran, melakukan orientasi dan pelatihan, serta menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya bagi pendidik perguruan tinggi. 2. Pendidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdi dan ditunjuk untuk mendukung terselenggaranya Pendidikan. Sementarasatu lainnya berkesempatan untuk mempelajari Ilmu Bisnis. Hal tersebut membuat Tung Desem Waringin sedikit banyak memahami perbedaan kedua cakupan ilmu tersebut. "Bidang Ilmu entrepreneurship mempelajari tentang bagaimana menemukan peluang, mewujudkan peluang menjadi proposal, mencari data, membentuk tim, dan mengeksekusi ide. Origin is unreachable Error code 523 2023-06-16 080459 UTC What happened? The origin web server is not reachable. What can I do? If you're a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you're the owner of this website Check your DNS Settings. A 523 error means that Cloudflare could not reach your host web server. The most common cause is that your DNS settings are incorrect. Please contact your hosting provider to confirm your origin IP and then make sure the correct IP is listed for your A record in your Cloudflare DNS Settings page. Additional troubleshooting information here. Cloudflare Ray ID 7d818b490fcc0e3c • Your IP • Performance & security by Cloudflare Vol3 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juli-Desember 2022) Articles PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA YANG MENGGUNAKAN PENDEKATAN INDIVIDUAL DENGAN PENDEKATAN KLASIKAL PADA SISWA KELAS X DI SMKN 7 KABUPATEN TANGERANG Article Sidebar. PDF Published: Jul
Pengetahuan dan pendidikan tidak memiliki banyak perbedaan di antara keduanya karena keduanya saling berkorelasi. Jika kita mengikuti fakta, pengetahuan adalah pengalaman informal, sedangkan pendidikan adalah proses harus diperoleh dengan usaha KunciPengetahuan adalah pemahaman dan kesadaran akan fakta, informasi, konsep, atau keterampilan yang diperoleh melalui pengalaman, studi, atau adalah suatu proses di mana individu memperoleh pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap melalui instruksi, pelatihan, atau studi, seringkali dalam pengaturan terstruktur seperti sekolah atau pengetahuan dan pendidikan terkait dengan pembelajaran dan pengembangan pribadi. Namun, pengetahuan mengacu pada akumulasi pemahaman dan kesadaran akan informasi, sedangkan pendidikan adalah proses di mana pengetahuan diperoleh dan adalah mendapatkan informasi melalui belajar dan praktek. Proses memperoleh pengetahuan tidak terbatas. Seseorang selalu dapat belajar dari pengalaman hidupnya. Tidak ada aturan dalam pengetahuan. Pendidikan adalah proses pengembangan keterampilan melalui pembelajaran di lembaga formal. Pendidikan dapat diperoleh dari lembaga tertentu untuk waktu tertentu. Aturan didefinisikan dalam menyimpan artikel ini untuk nanti? Klik hati di pojok kanan bawah untuk menyimpan ke kotak artikel Anda sendiri!Pengetahuan diperoleh dari pendidikan yang baik, rekan-rekan, bacaan ekstensif, konsultasi, dan pengalaman hidup. Pendidikan dapat digambarkan sebagai proses memperoleh pengetahuan untuk penerapan praktisnya di kemudian seseorang mendapat pendidikan ketika guru mengajarkannya kepada siswa sisi lain, pengetahuan diperoleh sendiri; dengan kata lain, itu adalah self-driven. Melalui proses belajar dan memperoleh pendidikan, seseorang dapat mengetahui banyak fakta, teori, dan orang itu menerapkan fakta dan teori yang dipelajarinya dalam situasi kehidupan nyata, aplikasi ini adalah perbandinganParameter PerbandinganpengetahuanPendidikanDefinisiPengetahuan adalah memperoleh fakta, informasi, dan keterampilan melalui pengalaman atau adalah suatu proses belajar secara sistematis dari suatu lembaga formal seperti sekolah, perguruan tinggi, atau untuk mendapatkanPengetahuan tidak memiliki batas karena dipelajari dari pengalaman dan situasi kehidupan hanya dapat diperoleh dari lembaga formal seperti sekolah, perguruan tinggi, atau ada instruksi, aturan, atau batasan untuk memperoleh aturan, peraturan, dan kurikulum yang ditetapkan untuk memperoleh bebas diperoleh dari lingkungan dan pengalaman harus dipelajari dari buku dan guru di lembaga tidak memiliki batasan usia atau tingkat pertumbuhan. Itu semata-mata didasarkan pada pemahaman seseorang tentang tumbuh seiring bertambahnya usia karena seseorang dapat belajar lebih banyak dengan mengikuti itu Pengetahuan?Pengetahuan adalah memperoleh fakta, informasi, dan keterampilan melalui pengalaman atau pembelajaran. Ini adalah pengalaman diperoleh dengan usaha dan pengalaman sendiri; dengan kata lain, itu adalah self-driven. Itu diperoleh dari pendidikan yang baik, teman sebaya, banyak membaca, konsultasi, dan pengalaman seorang terpelajar menerapkan apa yang telah dia pelajari dalam situasi kehidupan nyata, itu adalah pengetahuan. Tidak ada pengetahuan yang tidak bisa dialami; apa yang dialami dan dipahami seseorang membuat seseorang lebih tentang memahami fakta tertentu, menganalisis informasi mentah, dan mengembangkan keterampilan yang tidak memiliki batasan usia atau tingkat pertumbuhan. Itu semata-mata didasarkan pada pemahaman seseorang tentang seorang anak juga bisa lebih berpengetahuan daripada orang dewasa. Pengetahuan tidak membutuhkan sistem atau institusi apa pun; itu bebas untuk diperoleh oleh siapa saja yang ingin itu Pendidikan?Pendidikan adalah suatu proses belajar secara sistematis dari suatu lembaga formal seperti sekolah, perguruan tinggi, atau universitas. Ini adalah proses aturan, peraturan, dan kurikulum yang ditetapkan untuk memperoleh pendidikan. Ini membantu individu untuk menyadari bakat dan kelemahannya dan untuk meningkatkan potensi pendidikan dapat digambarkan sebagai memperoleh pengetahuan untuk penerapannya yang bermanfaat di kemudian hari. Itu adalah sesuatu yang didapat seseorang ketika guru mengajarkannya kepada tumbuh seiring bertambahnya usia karena seseorang dapat belajar lebih banyak dengan mengikuti banyak kursus atau membaca dan mempelajari seseorang berkeinginan untuk belajar, maka pendidikannya terus berkembang. Beberapa pendidikan adalah jenis yang tidak pernah dapat dialami dan hanya dapat diperoleh dari sebuah lebih spesifik dan terdefinisi daripada pengetahuan. Ini adalah sistem dengan pembelajaran yang terkait dengan kelompok usia dan orang Utama Antara Pengetahuan dan PendidikanTidak ada instruksi, aturan, atau batasan untuk memperoleh pengetahuan, sementara dalam hal pendidikan, ada seperangkat aturan, peraturan, dan kurikulum yang ditetapkan untuk tidak memiliki batas karena dipelajari dari pengalaman dan situasi kehidupan nyata, sedangkan pendidikan hanya dapat diperoleh dari lembaga formal seperti sekolah, perguruan tinggi, atau tidak memiliki batasan usia atau tingkat pertumbuhan. Itu semata-mata didasarkan pada pemahaman seseorang tentang hidupnya. Di sisi lain, pendidikan tumbuh seiring bertambahnya usia karena seseorang dapat belajar lebih banyak dengan mengikuti kursus dan meningkatkan pengetahuannya tentang suatu mata bebas diperoleh dari lingkungan dan pengalaman hidup, sedangkan pendidikan diperoleh dari buku dan guru di lembaga Smith memegang gelar MA dalam bahasa Inggris dari Irvine Valley College. Dia telah menjadi Jurnalis sejak tahun 2002, menulis artikel tentang bahasa Inggris, Olahraga, dan Hukum. Baca lebih lanjut tentang saya tentang dia halaman bio.
AisyahAnggraeni, Menegaskan Manusia sebagai Objek dan Subjek Ilmu Pendidikan Jurnal PPKn & Hukum_____Vol. 15 No. 1 April 2020 60 MENEGASKAN MANUSIA SEBAGAI OBJEK DAN SUBJEK ILMU PENDIDIKAN AISYAH ANGGRAENI mana ilmu khusus itu dimulai, dan sampai di mana harus berhenti. (2 ) Di manakah sesungguhnya tempat-tempat ilmu khusus dalam realitas
Jika sudah memasuki kelas XII, melanjutkan studi ke perguruan tinggi memang sebuah keinginan terbesar hampir semua siswa. Menggali informasi sebanyak – banyaknya terus dilakukan guna meninjau jurusan serta perguruan tinggi mana yang akan menjadi pilihan final untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Mungkin jurusan seperti Hukum, atau Kedokteran menjadi primadona untuk program IPA maupun IPS. Namun, tak jarang juga jurusan yang asalnya dari bidang humaniora seperti Sejarah menjadi pilihan bagi beberapa orang. Namun yang perlu kita ketahui, tak semua Jurusan Sejarah hanya bergelar ilmu murni saja. Ada juga jurusan Sejarah yang memang memiliki dasar dan lebih terfokus pada bidang pendidikan, atau bisa kita sebut dengan Jurusan Pendidikan Sejarah. Untuk membedakan keduanya, terdapat beberapa hal yang setidaknya dapat kita lihat lebih jauh. Apa saja perbedaannya? Yuk, simak artikel berikut ini! 1. Prospek Kerja Prospek kerja dari kedua jurusan ini memang sedikit berbeda. Jika memilih melanjutkan studi ke Pendidikan Sejarah dengan basic pendidikan, jelas menjadi seorang guru adalah jawabannya. Namun, jika memilih Ilmu Sejarah yang notabenenya ilmu murni tanpa basic pedagogi, maka menjadi sejarawan adalah jawabannya. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan jika lulusan Pendidikan Sejarah bisa menjadi sejarawan, pun sebaliknya. Jadi tidak perlu khawatir! Baca juga Jurusan Sepi Peminat tapi Prospek Kerja Tinggi 2. Mata Kuliah Sumber gambar Keduanya mendapat mata kuliah yang berkaitan dengan sejarah seperti Geografi Sejarah, Sejarah Wilayah yang meliputi kawasan Asia, Eropa, Afrika, Amerika, dll. Akan tetapi, tahukah kamu jika orang yang memilih jurusan Pendidikan Sejarah akan mendapat mata kuliah pedagogi guna melatih skill mengajar? Ilmu Sejarah tidak mendapatkan mata kuliah yang menyangkut perihal keterampilan mengajar karena termasuk ke dalam ilmu murni yang mengkaji suatu disiplin ilmu secara universal. Sementara jika Pendidikan Sejarah lebih dikerucutkan ke dalam bidang pendidikan. Baca juga 5 Perbedaan Jurusan Agribisnis dan Agroteknologi 3. Berbeda Fakultas Pada dasarnya jika mendengar kata “sejarah”, pandangan kita tertuju pada manusia tokoh dan peristiwa memorial yang asalnya dari masa lampau. Hal ini yang membuat Sejarah menjadi bagian dari rumpun humaniora karena di dalamnya mengkaji perihal manusia dan segala tetek bengeknya. Oleh karena itu, Ilmu Sejarah biasanya berada di bawah naungan FIB Fakultas Ilmu Budaya. Contoh Ilmu Sejarah UI. Namun hal itu berbeda dengan Pendidikan Sejarah. Pendidikan sejarah sendiri dinaungi oleh FIS Fakultas Ilmu Sosial. Contohnya Pendidikan Sejarah UNJ. Baca juga 9 Manfaat Kuliah Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris 4. Perbedaan Gelar Pasca Lulus Sumber gambar Karena dinaungi oleh fakultas yang berbeda, maka gelar yang akan diperoleh berbeda pula. Mahasiswa/i Ilmu Sejarah nantinya akan mendapatkan gelar untuk tingkat S-1, dan untuk tingkat S-2. Sementara itu, untuk Pendidikan Sejarah, karena berada di bawah naungan FIS Fakultas Ilmu Sosial maka gelar yang didapat adalah untuk tingkat S-1, dan untuk tingkat S-2. Mengapa gelar yang didapat seorang lulusan Pendidikan Sejarah adalah Hal ini dikarenakan jurusan Pendidikan Sejarah ini berada di kampus berlatarbelakang pendidikan yang outputnya adalah untuk mencetak para guru-guru di Indonesia. Oleh karena itu gelar yang didapat adalah 5. Perbedaan Tujuan Pendidikan Sejarah sendiri bertujuan untuk memberikan edukasi kepada generasi muda perihal sejarah yang sudah terjadi di masa lampau. Lain halnya dengan Ilmu Sejarah, Ilmu Sejarah lebih terfokus untuk tujuan menjelaskan rangkaian peristiwa yang terjadi di masa lampau secara sistematis dan ilmiah. Bisa dikatakan bahwasanya tujuan Ilmu Sejarah bukan kepada edukasi melainkan lebih terfokus pada penelitian. Baca juga 7 Fakta dan Mitos Seputar Jurusan Hubungan Internasional Kurang lebih itu lah perbedaan antara jurusan Ilmu Sejarah dengan Pendidikan Sejarah. Tidak ada perbedaan yang mencolok antar keduanya karena keduanya memiliki latar belakang yang sama, yakni sejarah. Oleh karena itu, bagi kamu yang ingin mengambil jurusan Ilmu Sejarah ataupun Pendidikan Sejarah tak perlu lagi risau karena keduanya tidak memiliki perbedaan yang sangat kontras. Jadi untuk kamu yang memiliki ketertarikan dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi untuk menggali sejarah jauh lebih dalam, jangan ragu untuk mengambil jurusan Sejarah sebagai pilihan untuk melanjutkan studi. * Artikel ini telah ditulis dengan beberapa sumber referensi Penulis Sri JayantiMahasiswi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Jakarta
Pendidikandalam hal ilmu tidak mempunyai batasan - batasan, tetapi yang dimaksud dalam batas pendidikan disini ialah kapan pendidikan itu dimulai dan kapan pendidikan itu berakhir, (Maunah Binti, Diktat Ilmu Pendidikan, Tulungagung : STAIN, 2003, hal.41) yaitu dimulai dari kapan seseorang menempuh atau mulai berkecimpung dalam yang namanya dunia pendidikan, sejak seseorang itu diciptakan kah ?
objeknyauntuk mengetahui betapa keadaan atau hakiki objek itu, melainkan mempelajari pula hendaknya bertindak. S. Brodjonagoro, Ilmu pendidikan adalah teori pendidikan, perenungan tentang pendidikan. Ilmu yang mempelajari soal-soal yang timbul dalam praktek pendidikan. Carter V Good, Ilmu pendidikan: bangunan pengetahunan yang
Olehkarena itu, dalam klasifikasi ilmunya tidak secara tersurat tercantum Ilmu Pendidikan. Horne melihat ilmu sebagai salah satu bentuk hasil karya manusia. Menurutnya, manusia mempunyai tiga macam kemampuan, yaitu (1) kemampuan intelektual, (2) kemampuan emosional, dan (3) kemampuan volitional atau kemauan.
Pendidikanbisa memberikan sebuah perubahan tapi harus ada dukungan terhadap ilmu pengetahuan. Nah, untuk mendukung hal tersebut diperlukan sebuah pengajaran. Ya, dengan kata lain pengajaran bisa dikatakan sebagai proses transfer ilmu dari pelajaran yang diajarkan oleh guru. Mudahnya bisa dipahami bahwa pengajaran itu sebuah proses menuntut ilmu. KRvVx.
  • sss88xhjs4.pages.dev/985
  • sss88xhjs4.pages.dev/938
  • sss88xhjs4.pages.dev/424
  • sss88xhjs4.pages.dev/624
  • sss88xhjs4.pages.dev/196
  • sss88xhjs4.pages.dev/213
  • sss88xhjs4.pages.dev/324
  • sss88xhjs4.pages.dev/60
  • perbedaan ilmu dan pendidikan