Manusia Nilai, Moral dan Hukum - Manusia, nilai, moral, dan hukum merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan. Masalah-masalah serius yang dihadapi bangsa Indonesia berkaitan dengan nilai, moral, dan hukum antara lain mengenai kejujuran, keadilan, menjilat, dan perbuatan negatif lainnya sehingga perlu dikedepankan pendidikan agama dan moral karena dengan adanya panutan, nilai, bimbingan Teks Jawaban mengenal peran Islam dalam membangun dan mengatur keluarga dan perlindungannya. Maka kita harus mengetahui keluarga dahulu sebelum Islam dan menurut barat pada zaman ini. Dahulu keluarga sebelum Islam berdiri di atas kesewengan dan kezaliman. Semua urusan dipegang para lelaki saja. Dahulu wanita atau anak perempuan terzalimi dan terhina. Contohnya adalah kalau lelaki meninggal dunia dan meniggalkan istri, maka anak dari istri lainnya berhak menikahi dan mengaturnya dan melarangnya untuk menikah. Bahkan dari kalangan lelaki saja yang mendapatkan warisan, adapun para wanita atau anak-anak tidak ada bagian untuknya. Sehingga pandangan terhadap kedudukan wanita, baik itu ibu, anak perempuan atau saudara perempuan adalah pandangan aib dan kehinaan. Karena memungkinkan untuk ditawan sehingga menjadikan kehinaan dan aib baginya. Makanya, seorang suami dahulu mengubur anak perempuannya hidup-hidup padahal masih kecil dan menyusui. Sebagaimana firman Allah Taโ€™ala ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุจูุดู‘ูุฑูŽ ุฃูŽุญูŽุฏูู‡ูู…ู’ ุจูุงู„ู’ุฃูู†ู’ุซูŽู‰ ุธูŽู„ู‘ูŽ ูˆูŽุฌู’ู‡ูู‡ู ู…ูุณู’ูˆูŽุฏู‘ู‹ุง ูˆูŽู‡ููˆูŽ ูƒูŽุธููŠู…ูŒ . ูŠูŽุชูŽูˆูŽุงุฑูŽู‰ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽูˆู’ู…ู ู…ูู†ู’ ุณููˆุกู ู…ูŽุง ุจูุดู‘ูุฑูŽ ุจูู‡ู ุฃูŽูŠูู…ู’ุณููƒูู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู‡ููˆู†ู ุฃูŽู…ู’ ูŠูŽุฏูุณู‘ูู‡ู ูููŠ ุงู„ุชู‘ูุฑูŽุงุจู ุฃูŽู„ูŽุง ุณูŽุงุกูŽ ู…ูŽุง ูŠูŽุญู’ูƒูู…ููˆู†ูŽ ุณูˆุฑุฉ ุงู„ู†ุญู„ 58-59 โ€œDan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan kelahiran anak perempuan, hitamlah merah padamlah mukanya, dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah hidup-hidup ?. Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu.โ€ QS. An-Nahl 58-59 Dahulu keluarga berdasarkan pemahaman lebih luas kabilah berdiri atas dasar saling membela satu sama lain meskipun dalam kezaliman atau lainnya. Ketika Islam datang, semua itu dihapus dengan menegakkan keadilan dan memberikan hak kepada yang punya sampai kepada anak yang menyusu. Sampai bayi yang gugur mendapatkan penghormatan dan penghargaan dengan mensholatinya. Orang yang memandang keluarga barat sekarang, akan mendapatkan keluarga berantakan tidak teratur. Kedua orang tua tidak dapat mengendalikan anak-anaknya. Baik secara pemikiran maupun akhlak. Anak lelaki berhak pergi kemana saja yang dikehendakinya begitu juga anak perempuan berhak duduk dengan siapa saja yang dikehendakinya. Tidur dengan siapa saja yang dikehendakinya, atas nama kebebasan dan memberikan hak-haknya. Selanjutnya apa hasilnya? Keluarga berantakan. Anak-anak lahir tanpa ada pernikahan. Para bapak dan ibu tidak bertanggungjawab dan bagian untuk mereka sebagaimana yang dikatakan oleh sebagian pemikir, โ€œKalau anda ingin mengetahui hakekat mereka, maka pergilah ke penjara, rumah sakit, panti jompo. Para anak tidak mengenal ayahnya kecuali pada perayaan dan moment tertentu.โ€ Kesimpulannya, tatanan keluarga dalam ajaran non Islam berantakan, maka Islam datang untuk menjaga kekokohan keluarga dan melindunginya dari gangguan, juga menjaga untuk kelurusannya serta memberikan peran penting bagi setiap anggota keluarga dalam kehidupannya. Maka Islam memuliakan wanita, baik ibu, anak perempuan maupun saudara perempuan. Memuliakan ibu berlandaskan hadits dari Abu Hurairah radhiallahu anha, beliau berkata ุฌูŽุงุกูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ุฅูู„ูŽู‰ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุญูŽู‚ู‘ู ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุจูุญูุณู’ู†ู ุตูŽุญูŽุงุจูŽุชููŠุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ "ุฃูู…ู‘ููƒูŽ" ู‚ูŽุงู„ูŽ ุซูู…ู‘ูŽ ู…ูŽู†ู’ุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ "ุซูู…ู‘ูŽ ุฃูู…ู‘ููƒูŽ" ู‚ูŽุงู„ูŽ " ุซูู…ู‘ูŽ ู…ูŽู†ู’ุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ "ุซูู…ู‘ูŽ ุฃูู…ู‘ููƒูŽ" ู‚ูŽุงู„ูŽ ุซูู…ู‘ูŽ ู…ูŽู†ู’ุŸ ู‚ูŽุงู„ูŽ "ุซูู…ู‘ูŽ ุฃูŽุจููˆูƒูŽ ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠุŒ ุฑู‚ู… 5626 ุŒ ูˆู…ุณู„ู…ุŒ ุฑู‚ู… 2548 โ€œSeseorang mendatangi Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam seraya bertanya, โ€œWahai Rasulullah siapa orang yang paling berhak untuk dipergauli secara baik? Beliau bersabda, โ€œIbumu.โ€ Dia berkata, โ€œKemudian siapa lagi?โ€™ Beliau berkata, โ€œKemudian Ibumu.โ€™ Dia berkata, โ€œKemudian siapa lagi?โ€™ Beliau berkata, โ€œKemudian Ibumu.โ€™ Dia berkata, โ€œKemudian siapa?โ€™ Beliau berkata, โ€œKemudian ayahmu.โ€ HR. Bukhori, no. 5626 dan Musim, no. 2548. Tentang memuliakan anak perempuan. Bersumber dari hadits Abi Said Al-Hudri, sesungguhnya Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda " ู…ู† ูƒุงู† ู„ู‡ ุซู„ุงุซ ุจู†ุงุช ุฃูˆ ุซู„ุงุซ ุฃุฎูˆุงุช ุฃูˆ ุงุจู†ุชุงู† ุฃูˆ ุฃุฎุชุงู† ูุฃุญุณู† ุตุญุจุชู‡ู† ูˆุงุชู‚ู‰ ุงู„ู„ู‡ ููŠู‡ู† ุฏุฎู„ ุงู„ุฌู†ุฉ ุฑูˆุงู‡ ุงุจู† ุญุจุงู† ููŠ ุตุญูŠุญู‡ 2 / 190 โ€œSiapa yang mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan lalu merawatnya dengan baik serta bertakwa kepada Allah atasnya, maka akan masuk surga.โ€ HR. Ibnu Hibban di Shahihnya, no .2/190. Adapun memuliakan istri, berdasarkan hadits dari Aisyah, dia berkata, Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda ุฎูŽูŠู’ุฑููƒูู…ู’ ุฎูŽูŠู’ุฑููƒูู…ู’ ู„ุฃูู‡ู’ู„ูู‡ูุŒ ูˆูŽุฃู†ูŽุง ุฎูŽูŠู’ุฑููƒูู…ู’ ู„ุฃูŽู‡ู’ู„ููŠ ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุชุฑู…ุฐูŠุŒ ุฑู‚ู… 3895 ูˆุญุณู‘ูŽู†ู‡ โ€œSebaik-baik kamu semua adalah yang terbaik kepada istrinya dan saya yang terbaik kepada istriku.โ€ HR. Tirmizi, no. 3895 dan beliaun menyatakan sebagai hadits hasan Islam memberikan wanita haknya dalam warisan dan lainnya. Memberikan haknya seperti lelaki dalam banyak urusan. Nabi sallallahu alaihi wa sallam bersabda ุงู„ู†ู‘ูุณูŽุงุกูŽ ุดูŽู‚ูŽุงุฆูู‚ู ุงู„ุฑู‘ูุฌูŽุงู„ู ุฑูˆุงู‡ ุฃุจูˆ ุฏุงูˆุฏ ููŠ ุณู†ู†ู‡ุŒ ุฑู‚ู… 236 ู…ู† ุญุฏูŠุซ ุนุงุฆุดุฉ ูˆุตุญุญู‡ ุงู„ุฃู„ุจุงู†ูŠ ููŠ ุตุญูŠุญ ุฃุจูŠ ุฏุงูˆุฏุŒ ุฑู‚ู… 216 โ€œPara wanita adalah saudara para lelaki.โ€ HR. Abu Daud dalam sunannya, no. 236 dari hadits Aisyah dinyatakan shahih oleh Albani dalam Shahih Abu Daud, no. 216 Islam mengajarkan agar berlaku baik kepada istri, dan seorang wanita diberi kebebasan memilih suami dan menjadikan hal itu bagian terbesar tanggung jawab dalam mendidik anak. Islam menjadikan ayah dan ibu tanggung jawab besar dalam mendidik anak-anaknya. Dari Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma sesungguhhnya beliau mendengar Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda ูƒูู„ู‘ููƒูู…ู’ ุฑูŽุงุนูุŒ ูˆูŽู…ูŽุณู’ุคููˆู„ูŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุนููŠู‘ูŽุชูู‡ู , ุงู„ู’ุฅูู…ูŽุงู…ู ุฑูŽุงุนู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ู…ูŽุณู’ุคููˆู„ูŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุนููŠู‘ูŽุชูู‡ู , ูˆูŽุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ูููŠ ุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ู ุฑูŽุงุนู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ู…ูŽุณู’ุคููˆู„ูŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุนููŠู‘ูŽุชูู‡ู , ูˆูŽุงู„ู’ู…ูŽุฑู’ุฃูŽุฉู ูููŠ ุจูŽูŠู’ุชู ุฒูŽูˆู’ุฌูู‡ูŽุง ุฑูŽุงุนููŠูŽุฉูŒ ูˆูŽู‡ููŠูŽ ู…ูŽุณู’ุคููˆู„ูŽุฉูŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุนููŠู‘ูŽุชูู‡ูŽุง , ูˆูŽุงู„ู’ุฎูŽุงุฏูู…ู ูููŠ ู…ูŽุงู„ู ุณูŽูŠู‘ูุฏูู‡ู ุฑูŽุงุนู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ู…ูŽุณู’ุคููˆู„ูŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุนููŠู‘ูŽุชูู‡ู ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠุŒ ุฑู‚ู… 853ุŒ ูˆู…ุณู„ู…ุŒ ุฑู‚ู… 1829 โ€œMasing-masing kalian bertanggung jawab terhadap yang diurusnya. Imam bertanggung jawab dan akan ditanyakan tentang rakyatnya. Suami bertanggung jawab terhadap istrinya dan dia akan ditanyakan. Istri bertanggung jawab atas rumah suaminya dan dia akan ditanyakan. Pembantu bertanggung jawab atas harta majikannya dan akan ditanyakan tanggung jawabnya.โ€ HR. Bukhari, no. 853 dan Muslim, no. 1829. Islam sangat berusaha menumbuhkan penghormatan dan pemuliaan terhadap para ayah dan ibu dengan memelihara dan taat terhadap perintahnya hingga meninggal dunia. Allah subhanaahu wa taโ€™ala berfirman ูˆูŽู‚ูŽุถูŽู‰ ุฑูŽุจู‘ููƒูŽ ุฃูŽู„ู‘ูŽุง ุชูŽุนู’ุจูุฏููˆุง ุฅูู„ู‘ูŽุง ุฅููŠู‘ูŽุงู‡ู ูˆูŽุจูุงู„ู’ูˆูŽุงู„ูุฏูŽูŠู’ู†ู ุฅูุญู’ุณูŽุงู†ู‹ุง ุฅูู…ู‘ูŽุง ูŠูŽุจู’ู„ูุบูŽู†ู‘ูŽ ุนูู†ู’ุฏูŽูƒูŽ ุงู„ู’ูƒูุจูŽุฑูŽ ุฃูŽุญูŽุฏูู‡ูู…ูŽุง ุฃูŽูˆู’ ูƒูู„ูŽุงู‡ูู…ูŽุง ููŽู„ูŽุง ุชูŽู‚ูู„ู’ ู„ูŽู‡ูู…ูŽุง ุฃููู‘ู ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽู†ู’ู‡ูŽุฑู’ู‡ูู…ูŽุง ูˆูŽู‚ูู„ู’ ู„ูŽู‡ูู…ูŽุง ู‚ูŽูˆู’ู„ู‹ุง ูƒูŽุฑููŠู…ู‹ุง ุณูˆุฑุฉ ุงู„ุฅุณุฑุงุก 23 โ€œDan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.โ€ QS. Al-Isra 23 Islam menjaga keluarga pada kehormatan, iffah, kesucian dan nasabnya. Sehingga menganjurkan untuk menikah dan melarang ikhtilat campur baur antara lelaki dan perempuan. Menjadikan setiap individu dalam keluarga mempunyai peran penting. Ayah dan ibu menjaga dan pendidikan islam. Anak-anak mendengarkan dan mentaati. Menjaga hak para ayah dan ibu berlandaskan kecintaan dan pengagungan. Ini semua bukti terbesar berupa ketangguhan keluarga dalam Islam dan diakui para musuh. Masih banyak nash-nash lainnya yang tidak cukup tempat untuk disebutkan. Islam telah menjadikah hak ibu atas anaknya agar memberikan nafkah kepadanya kalau membutuhkan nafkah. Selagi mampu dan bisa. Oleh karena itu tidak dikenal orang Islam sepanjang zaman bahwa wanita ditinggalkan di panti jompo atau dikeluarkan oleh anaknya dari rumah atau anak-anaknya menolak memberikan nafkah kepadanya atau membutuhkan keberadaannya bekerja untuk makan dan minum. Islam memuliakan wanita sebagai istri. Maka para suami diwasiatkan untuk berbuat baik kepadanya dan dalam mempergauilinya. Diberitahukan bahwa ia mempunyai hak seperti suami melainkan suami mendapatkan satu derajat lebih tinggi, karena tanggung jawab dalam memberi nafkah dan menanggung urusan keluarga. Dinyatakan pula bahwa orang Islam terbaik dan termulia adalah yang terbaik dalam memperlakukan istrinya. Diharamkan mengambil hartanya tanpa ridha istrinya. Di antara firman Allah ูˆูŽุนูŽุงุดูุฑููˆู‡ูู†ู‘ูŽ ุจูุงู„ู’ู…ูŽุนู’ุฑููˆูู ุณูˆุฑุฉ ุงู„ู†ุณุงุก 19 โ€œDan bergaullah dengan mereka secara patut.โ€ QS. AN-Nisa 19 Dan firman-Nya ูˆูŽู„ูŽู‡ูู†ู‘ูŽ ู…ูุซู’ู„ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู†ู‘ูŽ ุจูุงู„ู’ู…ูŽุนู’ุฑููˆูู ูˆูŽู„ูู„ุฑู‘ูุฌูŽุงู„ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู†ู‘ูŽ ุฏูŽุฑูŽุฌูŽุฉูŒ ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽุฒููŠุฒูŒ ุญูŽูƒููŠู…ูŒ ุณูˆุฑุฉ ุงู„ุจู‚ุฑุฉ 228 โ€œDan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma'ruf. Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.โ€ QS. Al-Baqarah 228 Dan sabda Nabi sallallahu alaihi wa sallam ุงุณู’ุชูŽูˆู’ุตููˆุง ุจูุงู„ู†ู‘ูุณูŽุงุกู ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠุŒ ุฑู‚ู… 3331 ูˆู…ุณู„ู…ุŒ ุฑู‚ู… 1468 โ€œPerlakukan para wanita dengan baik.โ€ HR. Bukhori, no. 3331 dan Muslim, no. 1468. Dan sabdanya ุฎูŽูŠู’ุฑููƒูู…ู’ ุฎูŽูŠู’ุฑููƒูู…ู’ ู„ุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ู ูˆูŽุฃูŽู†ูŽุง ุฎูŽูŠู’ุฑููƒูู…ู’ ู„ุฃูŽู‡ู’ู„ููŠ ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุชุฑู…ุฐูŠุŒ ุฑู‚ู… 3895 ูˆุงุจู† ู…ุงุฌู‡ุŒ ุฑู‚ู… 1977 ูˆุตุญุญู‡ ุงู„ุฃู„ุจุงู†ูŠ ููŠ ุตุญูŠุญ ุงู„ุชุฑู…ุฐูŠ โ€œSebaik-baik kamu adalah yang terbaik kepada istrinya dan saya terbaik kepada istriku.โ€ HR. Tirmizi, no. 3895, Ibnu Majah, no. 1977 dinyatakan shahih oleh Albani dalam Shahih Tirmizi Islam juga memuliakan anak wanita. Maka dianjurkan dalam mendidik dan mengajarkannya serta menjadikan pendidikan anak wanita dengan pahala besar. Di antara sabda Nabi sallallahu alaihi wa sallam ู…ูŽู†ู’ ุนูŽุงู„ูŽ ุฌูŽุงุฑููŠูŽุชูŽูŠู’ู†ู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุชูŽุจู’ู„ูุบูŽุง ุฌูŽุงุกูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ุฃูŽู†ูŽุง ูˆูŽู‡ููˆูŽ ูˆูŽุถูŽู…ู‘ูŽ ุฃูŽุตูŽุงุจูุนูŽู‡ู ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู…ุŒ ุฑู‚ู… 2631 โ€œSiapa yang mendidik dua anak wanita sampai balig, maka dia bersamaku akan datang pada hari kiamat seraya menyatukan jemarinya.โ€ HR. Muslim, no. 2631 Diriwayatkan oleh Ibnu Majah, no. 3669, dari Uqbah bin Amir radhiallahu anhu, dia berkata, aku mendengar Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda ู…ูŽู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู„ูŽู‡ู ุซูŽู„ุงุซู ุจูŽู†ูŽุงุชู ุŒ ููŽุตูŽุจูŽุฑูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู†ู‘ูŽ ุŒ ูˆูŽุฃูŽุทู’ุนูŽู…ูŽู‡ูู†ู‘ูŽ ูˆูŽุณูŽู‚ูŽุงู‡ูู†ู‘ูŽ ูˆูŽูƒูŽุณูŽุงู‡ูู†ู‘ูŽ ู…ูู†ู’ ุฌูุฏูŽุชูู‡ู ูƒูู†ู‘ูŽ ู„ูŽู‡ู ุญูุฌูŽุงุจู‹ุง ู…ูู†ู’ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ูˆุตุญุญู‡ ุงู„ุฃู„ุจุงู†ูŠ ููŠ ุตุญูŠุญ ุงุจู† ู…ุงุฌู‡ โ€œSiapa yang mempunyai tiga anak wanita dan bersabar atasnya, mereka diberinya makan, minum dan pakaian kepadanya dari kelebihannya. Maka mereka akan menjadi tameng baginya dari neraka pada hari kiamat.โ€ Dinyatakan shahih oleh Albani dalam Shahih Ibnu Majah Islam juga memuliakan wanita sebagai saudara perempuan, bibi dari ayah dan bibi dari ibu. Maka diperintahkan menyambung kerabat. Serta menganjurkan hal itu. Mengharamkan untuk memutuskannya dalam banyak nash. Di antaranya sabda Nabi sallallahu alaihi wa sallam ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุŒ ุฃูŽูู’ุดููˆุง ุงู„ุณู‘ูŽู„ุงู…ูŽ ุŒ ูˆูŽุฃูŽุทู’ุนูู…ููˆุง ุงู„ุทู‘ูŽุนูŽุงู…ูŽ ุŒ ูˆูŽุตูู„ููˆุง ุงู„ุฃูŽุฑู’ุญูŽุงู…ูŽ ุŒ ูˆูŽุตูŽู„ู‘ููˆุง ุจูุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ู ูˆูŽุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ู†ููŠูŽุงู…ูŒ ุŒ ุชูŽุฏู’ุฎูู„ููˆุง ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ ุจูุณูŽู„ุงู…ู ุฑูˆุงู‡ ุงุจู† ู…ุงุฌู‡ุŒ ุฑู‚ู… 3251 ูˆุตุญุญู‡ ุงู„ุฃู„ุจุงู†ูŠ ููŠ ุตุญูŠุญ ุงุจู† ู…ุงุฌู‡ โ€œWahai Manusia, sebarkan salam, berikan makanan, sambung kerabat silaturahim, shalatlah malam hari dikala manusia sedang tidur, maka kamu akan masuk surga dengan selamat.โ€ HR. Ibnu Majah, no. 3251, dinyatakan Shahih oleh Albani dalam Shahih Ibnu Majah Diriwayatkan Bukhari, no. 5988, dari Nabi sallallahu alaihi wa sallam bersabda, Allah berfirman โ€“tentang kerabat rahim ู…ูŽู†ู’ ูˆูŽุตูŽู„ูŽูƒู ูˆูŽุตูŽู„ู’ุชูู‡ู ุŒ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ู‚ูŽุทูŽุนูŽูƒู ู‚ูŽุทูŽุนู’ุชูู‡ู โ€œSiapa yang menyambungmu, maka saya akan menyambungnya dan siapa yang memutuskanmu, maka saya akan memutuskannya.โ€ Terkadang semua sisi ini terkumpul pada satu wanita. Sehingga dia menjadi istri, anak wanita, ibu, saudara perempuan, bibi dari ayah dan bibi dari ibu. Sehingga dia mendapatkan kemuliaan semua ini. Secara umum, Islam mengangkat harkat wanita, menyamakan antara dia dengan lelaki pada banyak hukum. Dia diperintahkan seperti beriman, taat, sama dalam memberikan pahala di akhirat. Dia juga mempunyai hak berpendapat, memberi nasehat, memerintahkan kebaikan dan melarang kemungkaran, berdakwah kepada Allah. Dan dia juga mempunyai hak memiliki, menjual dan membeli, mendapat warisan, bersodaqah dan memberi hibah. Tidak diperkenankan seorangpun mengambil hartanya tanpa rihanya. Dia juga mempunyai hak hidup mulia, tidak diganggu, tidak dizalimi, mendapatkan hak belajar. Bahkan wajib belajar apa yang dibutuhkan untuk agamanya. Siapa yang membandingkan antara hak-hak wanita dalam Islam dan apa yang terjadi waktu jahiliyah atau kebudayaan lain, akan mengetahui hakekatnya apa yang telah saya katakan. Bahkan dipastikan bahwa wanita belum pernah dimuliakan lebih besar sebagaimana Islam memuliakannya. Tidak perlu menyebutkan kondisi wanita di masyarakat Yunani, Persia atau Yahudi. Hingga masyarakat Kristen, mempunyai posisi yang jelek terhadap wanita. Telah berkumpul para pendeta di Konvensi Macoonโ€™ untuk membahas Apakah wanita itu jasad saja atau jasad tanpa ruh? Pendapat yang dimenangkan bahwa wanita kosong dari ruh yang menyelamatkan. Tidak ada yang dikecualikan selain Maryam alaihas salam saja. Orang Perancis mengadakan Konferensi tahun 586 M untuk membahas tentang wanita Apakah dia mempunyai ruh atau tidak? Kalau dia mempunyai ruh, apakah ruh hewan atau ruh manusia? Terakhir kali mereka menetapkan bahwa dia adalah manusia, akan tetapi diciptakan hanya untuk melayani lelaki saja. Parlemen Inggris mengeluarkan keputusan pada masa Henry kedelapan yang melarang wanita membaca Perjanjian Baruโ€™ karena ia termasuk najis. Undang-undang Inggris hingga tahun 1805 M terdapat aturan laki-laki dibolehkan menjual istrinya dan telah ditentukan harga istri 6 Bins. Pada zaman modern, wanita dikeluarkan dari rumah setelah berumur 18 tahun agar memulai kerja dan mengapatkan sesuap makanan untuk hidup. Kalau tidak menyukai dan tetap tinggal di rumah, maka dia harus membayar kepada kedua orang tuanya sewa kamar, harga makanan dan cucian pakaiannya. silahkan lihat Audatul Hijab, 2/47-56. Bagaimana dibandingkan hal ini dengan Islam yang memerintahkan untuk berbuat baik dan memuliakannya serta memberikan nafkah kepadanya? Kedua Sementara perubahan hak-hak ini sepanjang masa, bukan perubahan mendasar dan orisinil teori. Sementara dari sisi realisasi. Yang tidak diragukan lagi bahwa masa keemasan dalam Islam, dimana umat Islam paling banyak merealisasikan syareat Tuhannya. Di antara hukum syariat ini adalah berbakti kepada ibu, berbuat baik kepada istri, anak perempuan, saudara perempuan dan para wanita secara umum. Kelemahan dalam masalah agama akan menimbulkan kekurangan dalam pelaksanaan hak-hak ini. Akan tetapi akan senantiasa ada sekelompok orang yang berpegang teguh terhadap agamanya sampai hari kiamat dengan merealisasikan syariat Tuhannya. Mereka itu yang lebih layak menghormati wanita dan memenuhi hak-haknya. Meskipun banyak di kalangan umat Islam yang lemah dari sisi keagamaannya sekarang, cuma wanita masih tetap pada posisi dan kedudukannya, baik sebagai ibu, anak perempuan, istri maupun saudara perempuan. Tanpa mengenyampingkan adanya fakta kekurangan atau kezaliman atas hak-hak wanita pada sebagian orang. Masing-masing hendaknya menanyakan pada dirinya.
Scribdadalah situs bacaan dan penerbitan sosial terbesar di dunia. Scribd adalah situs bacaan dan penerbitan sosial terbesar di dunia. Buka menu navigasi. Tutup saran Cari Cari. id Change Language Ubah Bahasa. close menu Bahasa. Pertanyaan Umum dan dukungan; Masuk; Lewati carousel.
๏ปฟPengertian Individu, Keluarga, Masyarakat dan Perbedaannya. Apa yang dimaksud dengan individu, keluarga, masyarakat, perbedaan tugas dan fungsinya? Sebagai makhluk sosial, manusia selalu membutuhkan orang lain demi terciptanya hubungan komunikatif yang baik antar individu dalam bermasyarakat. Setiap individu, keluarga dan masyarakat memiliki relasi atau hubungan yang saling berkaitan satu sama lain. Hubungan ini yang dilandasi oleh nilai, norma serta aturan-aturan yang ada di antara komponen sosial tersebut. Individu tidak akan jelas asal usul identitasnya jika tanpa adanya suatu keluarga dan masyarakat yang dari lahir sudah menjadi latar belakang keberadaanya. Begitu juga sebaliknya, individu akan tetap berusaha mengambil jarak dan memproses dirinya sendiri untuk membentuk perilaku yang memang menjadi jati dirinya. Semuanya disesuaikan dengan keselarasan keadaan dan kebiasaan yang memang telah ada pada dirinya. Lalu apa sih perbedaan individu, keluarga dan masyarakat? Yuk kita bahas Pengertian Individu Individu sendiri merupakan terjemahan dari kata latin individuum yang memiliki arti tidak terbagi. Individu bukan berarti manusia utuh yang sebagai suatu keseluruhan dan tidak dapat dibagi, melainkan sebagi kesatuan yang memiliki keterbatasan, yaitu sebagai manusia perseorangan. Bukan hanya memiliki peranan khas di dalam lingkungan sosialnya, individu manusia juga mempunyai kepribadian dan pola tingkah laku spesifik tersendiri. Tiga aspek yang melekat pada persepsi terhadap individu adalah aspek organik jasmaniah, aspek psikis-rohaniah, dan aspek-sosial. Jika terjadi kegoncangan pada salah satu aspek, aspek lain akan terpengaruh juga. Satu individu tidak akan memiliki identitas yang jelas tanpa adanya suatu masyrakat yang mendukung atas keterbentukan latar belakang keberadaanya. Individu akan selalu berusaha menempatkan jarak dan memproses dirinya sendiri sebelum membentuk perilakunya yang selaras dengan keadaan dan kebiasaan yang kemudian akan menjadi satu kesatuan pada dirinya. Manusia yang terlahir sebagai individu, selalu berada di tengah-tengah kelompok individu tertentu. Ini ditujukan untuk mematangkannya menjadi pribadi sesuai dengan lingkungan yang dapat membentuk pribadinya. Tidak semua lingkungan dapat menjadi faktor pendukung dalam pembentukan pribadi. Ada pula lingkungan yang malah menjadi penghambat proses pembentukan pribadi. Pengaruh lain yang juga mempengaruhi individu adalah lingkungan masyarakat. Peranannya cukup besar dalam proses pembentukan pribadi. Bukan hanya masyarakat yang mempengaruhi, individu juga memungkinkan untuk mempengaruhi masyarakat. Ini sangat diperlukan dalam kegiatan bermasyarakat dengan banyak orang Pengertian Keluarga Keluarga adalah bagian yang lebih besar dari sekelompok orang. Mendiami sebagian atau seluruh bangunan yang disebut rumah sebagai tempat tinggal. Aktivitas yang dilakukan antar keluarga adalah tinggal bersama dan makan dari satu dapur yang sama. Keluarga sendiri berasal dari bahasa Sansekerta kula dan warga โ€œkulawargaโ€ yang memiliki arti โ€œanggotaโ€ dan โ€œkelompok kerabatโ€. Keluarga dapat juga disebut sebagai lingkungan di mana beberapa individu yang masih memiliki hubungan darah. Mereka bersatu dan berkomunikasi intesn secara rutin. Keluarga inti โ€nuclear familyโ€ umumnya terdiri dari ayah, ibu, dan anak mereka. Ada banyak peran yang terdapat di dalam sebuah individu. Peranan Ayah di keluarga adalah sebagai suami dari istri dan anak-anaknya, Umumnya memiliki peran sebagai pencari nafkah, pendidik, pelindung. Ia merupakan kepala keluarga yang harus senantisa memberikan rasa aman terhadap keluarga. Berperan juga sebagai anggota dari kelompok sosial dan masyarakat di lingkungannya. Peranan Ibu dalam keluarga adalah sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya. Umumnya ibu memiliki peranan untuk mengurus rumah tangga. Bertindak sebagai pengasuh dan pendidik anak-anaknya. Menjadi pelindung untuk keluarga. Dengan tetap menjalani peran dari anggota masyarakat di lingkungannya. Tak jarang pula, banyak juga para ibu yang dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan untuk keluarganya. Peran Anak dalam keluarga adalah melaksanakan peranan psikosial. Peranannya disesuaikan dengan tingkat perkembangannya. Baik dari segi fisik, mental, sosial, maupun spiritual. Tugas-tugas Keluarga Pemeliharaan terhadap fisik keluarganya. Pemeliharaan terhadap sumber daya dalam keluarga. Pembagian tugas kepada masing-masing anggotanya dan disesuaikan dengan kedudukan masing-masing. Melakukan sosialisasi antar anggota keluarga. Menjaga ketertiban anggota keluarga. Menyemangati dan saling dukung antar para anggotanya. Fungsi Keluarga Fungsi keluarga dalam pendidikan menekankan tugas keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan anggota keluarga mereka yang memerlukan pendidikan untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak ketika dewasa. Fungsi keluarga dalam sosialisasi anak adalah bertugas menjalankan fungsi mengenai bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik di luar lingkunan keluarga. Fungsi keluarga dalam perlindungan anggotanya adalah melindungi anak atau anggota keluarga dari tindakan-tindakan yang tidak baik yang dapat merugikan, sehingga anggota keluarga akan merasa terlindung dan merasa aman di sekeliling satu sama lain. Fungsi keluarga dalam perasaan adalah untuk menjaga secara instuitif . Menuntut untuk merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota lainnya. Dapat dilakukan dengan berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga akan tercipta rasa saling pengertian satu sama lain. Ini akan berpengaruh terhadap keharmonisan dalam keluarga. Fungsi keluarga untuk keperluan religius adalah memperkenalkan dan mengarahkan anak dan anggota keluarga yang lain ke dalam kehidupan beragama. Tugas kepala keluarga sangat penting dalam hal ini. Orang tua harus selalu menanamkan keyakinan bahwa ada keyakinan lain yang berperan untuk mengatur kehidupan ini dan ada kehidupan lain pula setelah di dunia ini. Fungsi keluarga untuk keperluan ekonomis adalah tugas kepala keluarga dalam mencari sumber-sumber kehidupan. Ini dilakukan untuk memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain sesuai dengan kebutuhan. Dalam hal ini, kepala keluarga bekerja untuk mencari penghasilan, mengatur penghasilan itu. Dengan demikian maka kebutuhan-kebutuhan keluarga dapat terpenuhi dengan sedemikian rupa. Fungsi keluarga dalam keperluan rekreatif tidak harus selalu pergi ke tempat rekreasi. Namun juga dapat dilakukan dengan cara selalu menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga. Hal ini dilakukan dengan cara nonton TV bersama, berbagi cerita dan lain sebagainya Fungsi keluarga dalam kepentingan biologis adalah peran utama keluarga untuk meneruskan keturunan sebagai generasi penerus yang mewarisi darah dan jiwa orang tua. Dapat dilakukan dengan mulai memberikan kasih sayang dan saling perhatian antar anggota keluarga. Sehingga dapat membina pendewasaan kepribadian dari setiap anggota keluarga. Masyarakat Dari bahasa inggris society, dan berasal dari kata socius yang memiliki arti kawan. Adapun pengertian lain dari kata masyarakat berasal dari bahasa arab yang memiliki arti berkumpul dan bekerja sama. Kegiatan saling berkumpul dan bekerjasama ini dikarenakan adanya bentuk-bentuk aturan hidup yang diciptakan bukan disebabkan oleh manusia yang pada dasarnya sebagai perseorangan, melainkan oleh kekuatan lainnya yang ada dalam lingkungan sosial dan merupakan kesatuan. Masyarakat juga merupakan sebuah kesatuan sosial yang secara tidak langsung memiliki ikatan-ikatan tertentu yang sangat erat. Walaupun masyarakat terdiri dari individu-individu yang relatif mandiri, dengan hidup bersama dalam jangka waktu yang cukup lama pada sebuah wilayah tertentu menuntut manusia untuk bersosialisasi satu sama lain. Sebagian besar pekerjaan dan kegiatan dilakukan dengan berkelompok Individudalam tingkah laku menurut pola pribadinya ada 3 kemungkinan: pertama menyimpang dari norma kolektif kehilangan individualitasnya, kedua takluk terhadap kolektif, dan ketiga memengaruhi masyarakat. Individu tidak akan jelas identitasnya tanpa adanya suatu masyrakat yang menjadi latar belakang keberadaanya.
1 Comment s'appelle la mรจre de votre mรจre pour vous ? Votre mรจre-grandVotre grand-mรจreVotre mamรฉ 2 Comment s'appelle le pรจre de votre pรจre pour vous ? Votre pรจre-grandVotre papรฉVotre grand-pรจre 3 Comment s'appelle l'enfant de votre mรจre pour vous ? Votre frรจre / soeurVotre cousinVotre pรจre est un service gratuit financรฉ par la publicitรฉ. Pour nous aider et ne plus voir ce message 4 Comment s'appelle l'enfant de votre oncle pour vous ? Votre frรจreVotre mรจreVotre cousin 5 Quel est le masculin de "marraine" ? 6 Par exemple vous avez un enfant, qui sera-t-il pour votre mรจre ? Son filsSon petit-filsSon frรจre 7 Il existe 2 sortes d'hommes, lesquels ? L'homme et la femmeLa femme et le fรฉlinL'homme et le parasite 8 Quel est le cousin qui n'existe pas ? Cousin-รฉloignรฉCousinCousin-couse 9 Comment ne peut-on pas appeller sa mรจre ? 10 Pourquoi ne peut-on pas frapper violemment ses enfants ? Car c'est interdit par la loiCar on ne sait pasCar il y a des chances de les faire rire
seringterjadi ditengah masyarakat pertanyaan tentang jodoh di hari raya yang meresahkan generasi millenial. Hari lebaran merupakan momen dimana semua orang akan pulang ke kampung halamannya masing-masing untuk bertemu sanak saudara dan keluarga yang ada di kampung halaman yang sudah ditinggalkan begitu lama dari perantauan. 100% found this document useful 2 votes1K views18 pagesDescriptionMasalah Individu Keluarga Dan MasyarakatCopyrightยฉ ยฉ All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 2 votes1K views18 pagesMasalah Individu Keluarga Dan MasyarakatJump to Page You are on page 1of 18 You're Reading a Free Preview Pages 7 to 16 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
๏ปฟTulisanini bermaksud untuk menganilisis peran keluarga, masyarakat, dan sekolah didalam pendidikan Islam untuk ikut serta menciptakan individu-individu yang bergama, bermoral dengan masyarakatnya serta lingkungan alam sekitar. Di dalam tulisan ini kami mengkaji peran ketiganya dari kacamata sosiologis.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Manusia sebagai individu adalah kesatuan jiwa raga dan perilaku pribadi manusia itu sendiri. Sebagai individu dalam pribadi manusia terdapat unsur Nafsu , Semangat dan IntelegensiKetiganya digunakan untuk memuaskan kebutuhan sendiri, sehingga manusia lain dipandang sebagai suatu alat, sarana yang difungsikan untuk mencapai kepuasan Lisen , 1989 individu dari kata individum yang berarti tidak terbagidan suatu kesatuan yang terbatas manusia perorangan. Sedangkan menurut Wijaya , 1996 individu adalah orang seseorang atau seorang pada pertalian perkawinan suami-istri dan beberapa anaknya disebut keluarga batih nuclear family mendefenisikan keluarga untuk masyarakat Indonesia yang majemuk tidaklah mudah, karena istilah keluarga pada struktur hubungan darah , yaitu Suatu kelompok manusia yang mempunyai nenek moyang yang sama.Suatu kelompok kekerabatan yang disatukanoleh hubungan darah atau juga oleh perkawinan.Pasangan suami โ€“ istri dengan atau tanpa anakSatu orang dengan beberapa sosiologi keadaan keluarga seperti ini disebut dengan istilah keluarga sedarah consanguine familyDalam sistem kekerabatan keluarga merupakan lembaga sosial kemasyarakatan yang paling dasar , mempunyai fungsi majemukdalam usaha pemenuhan semua kebutuhan manusia baik dalam keluarga maupun diluar keluarga. Beberapa Karakteristik keluarga Diikat oleh suatu perkawinanIstri โ€“ suami disatukan oleh lembaga, masing-masing diberi hak dan kewajiban yang dilindungi oleh norma/hukum,hasil perkawinan harta atau anak mendapat pengakuan secara hukumDitandaidenganhidup bersama Pada hakekatnya suatu keluarga tinggal dalam satu rumah, kekayaan milik bersama, masalah merupakan beban bersama, tindakan dan perilaku merupakan keputusan bersamaAda peran-peran yang dilakukanKeterkaitan antar anggota keluarga , kewajiban masing-masing berbeda, hak masing-masing jelas, saling melindungi dan saling membantu.Mempertahankan kebudayaan umum atau etika yang berlaku dalam masyarakat. Berkewajiban mempertahankan sistem kebudayaan sendiri, berkewajiban mengaplikasikan kebudayaan adalah pergaulan hidup manusiahimpunan manusia yang hidup bersama dalam satu tempat dengan ikatan-ikatan aturan yang tertentu , Suryono Soekanto, 1989Sedangkan menurut Selo Sumardjan , 1986 masyarakatmerupakan orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Masyarakat menurut Ralph Linton , 1983 adalah sekelompok orang yang telah hidup dan bekerja sama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka sebagai kesatuan sosial dengan batas-batas yang dirumuskan dengan pokok masyarakat menurut Abdul Sani, 1987 ada 4 macam hidup bersamaSecara statistik tidak ada ukuran berapa manusia berkelompok dan membentuk masyarakat. Tetapi prinsifnya manusia adalah makluk sosial yang hidupnya membutuhkan orang dalam waktu yang lamaManusia satu dengan yang lain saling membutuhkan , saling mengerti, saling menghargai. Dari pergaulan mereka muncul unsur-unsur budaya yang menimbulkan kebudayaan sebagai hasil perilaku BersatuManusia mempunyai kesadaran bahwa sebagai makluk sosial saling tergantung maka perlu suatu sistem hidup bersamaSistem kehidupan bersama menimbulkan kebudayaan . Antara anggota kelompok merasa dirinya terkait satu dengan yang pendorong terbentuknya masyarakatantara lain Dorongan untuk makan , kebutuhan bahan pokok untuk mempertahankan hidup dalam hal makan manusia tidak dapat mengadakannya sendiri.Dorongan untuk mempertahankan diri , manusia dalam tahap primitif kerjasama untuk mempertahankan kelompok mutlak dilaksanakan.Dorongan untuk melanjutkan keturunan , manusia mempunyai naluri untuk mempertahankan jenis dan generasi serta memelihara keturanan. Lihat Pendidikan Selengkapnya
BasisData Terpadu berisi informasi sosial-ekonomi dan demografi dari sekitar 40% penduduk di Indonesia yang paling rendah status kesejahteraannya. Cakupan dari 40% penduduk dengan kondisi sosial ekonomi terendah ini ialah sekitar 25 juta rumah tangga atau sekitar 92 juta individu. Rumah tangga yang ada dalam Basis Data Terpadu ini dapat
April 29, 2023April 29, 20230Family Having Dinner Family QuestionsYou canโ€™t afford to miss these really interesting family questions you can ask your parents; that is your mum and dad. If you want to know more about your family then this questions are all you need. They will also help you in knowing yourself even better as you can ask your parents to tell you more about yourself. You might be surprised to know how stubborn you were when they open your โ€œcase filesโ€, Lol! These questions to ask are Random questions, funny questions, personal questions and much more. Just a kind reminder, some of the questions are not that cute as you might think. They are a bit personal and deep questions which you might need to think twice before opening your mouth. Check out this list!Table Of Contents1 Random Family Questions To ask Anyone Around2 Good Family Questions to ask your Dad3 Good Family Questions to ask your Mum4 Good Family Questions to ask your Brother/ What are the Interesting questions to ask my family?Random Family Questions To ask Anyone AroundRandom Family Questions To ask Anyone Around Family QuestionsWhen I was a baby, who did I look more like?Do you remember my first words? What were they?What is your best photo of me?Did you wish I was born a girl or a boy?Who was the first relative to hold me after I was born?What was the first toy you bought for me?How did my grandparents reacted when I was born?Have you ever heard me curse?Did you know my gender before or after I was born?Who help you more often in taking care of me?What birthmark do I have?Did you ever drop me accidentally when I was a baby?What did I hate most when I was a kid?What was my favorite food when I was a kid?What one thing made me cry a lot?What made me feel happy when I was little?Did I ever get lost when we went out together?What is the nicest thing I have ever told you?In general do you think I am a good child?Did I like being carried by people I did not know?What member of our family did you tried to keep me away from?What song reminds you about something I did?What is the first thing that comes in your mind when you hear my name?What was my best stuffed animal?How many financial accounts do you have? Where are they?Where do you keep your tax files?Where do you keep your financial documents?Have you ever donated blood?When I was a young child, what did you think I was going to be in future?Which one of your relatives do you like helping the most?Which of your relatives do you feel connected to the most?Were you being given pocket money by your parents? How much were you given?If you are given a chance to go back to school, what would you do different?Among your high school friends, who is the most successful?What is the toughest lesson you have ever learned since your childhood?For how long did you date before getting married?Do you think there is something you donโ€™t know about your father/mother?Do you live a different life from what you imagined to have lived?Have you ever been pressured to provide for the family?What talent do you wish you had? Why?What is the greatest gift you can give me? Taking me to school?Were you ever suspended from school because of indiscipline cases?How do you want us to behave when we are adults?What reputation would you live behind when you die?What did you do with your first salary?What is your childhood tradition that you still practice now?If I was to be born a boy/girl, what name would you have given me?What is the greatest challenge in raising children?If you were to change one thing about me, what would it be?Do you have your favorite music band?What is your most serious concern about your children?Is there a difference between being a parent and being a grandparent?Did you know that dad/mum would one day be your husband/wife?Would you like me to join the military and go for special rescue missions?Have you ever regretted for getting married?Were you aware that you going to find me or it was a mistake?Random Family Questions To ask Anyone Around Family QuestionsWhat makes people to divorce their wives/husbands?What college would you like to join?Was your wedding ceremony held in private setting or it was just public?What is your take on inappropriate scenes on some TV shows?Have you emulated the marriage your parents had? Why or why not?Would you be disappointed if I stay far from you when I grow up?Would you recommend me to have small private wedding or big fancy one?If you won a lottery what would be your first priority?How would you feel when I go out with my friends and fail to come back in the evening?What defines a good or bad TV program for kids?If you were to adopt a child, how would you treat him/her?Have I changed my personality when you compare now and when I was young?Do you feel comfortable talking spiritual matters with other people?What is the difference between being religious and being spiritual?Do you like all your workmates?Would you like to preach one of the Sundays?Do you believe your name is written in the book of life?Do you think there is a special way of praying?Which Bible verse do you like the most?Have you ever attended a church service and felt that the sermon was meant for you?What tells you that a child is responsible?Did you ever engage in fights with your parent when you were growing up? If yes, what was the cause?Is it okay to lie? How can you tell if I lie?What is the right age to start dating?How many people who received invitation cards attended your wedding?Do you think we are behaving the same way you behaved when you were growing up?What advice were you given by your parents about life?Did you ever break your family rules when you a child?How old is my grandmother/grandfather?How often do you meet/talk to your siblings?Which growth developmental stage do you think is the most crucial?Are you planning to buy another house?How much do you spend on maintaining your car?Have you ever used air transport?Do you like going for adventures?What have you ever wanted to tell me but you find it difficult to say?What is the most disgusting thing about society nowadays?What amazes you in our society?Do you feel missing your family when you are at work?READ ALSO 20 Interesting Family Tree Questions You Really Need To AskGood Family Questions to ask your DadGood Family Questions to ask your Dad Family QuestionsWhen you were told by mum that she was pregnant, what was your reaction?Did you ever run or thought of running away from your home when you were growing up?What is your favorite place you have ever lived?Who were you at my age?Who was your first crush a boy or a girl?Did you hate being woken up a chilly morning to go to school?When and how did you know that you were to marry/get married?What one thing do you wish that you spend more time on?What โ€œBigโ€ question have you always wanted to ask me?Is mum and you age mates?Would you like me to take your profession as well?Do you think there is something you donโ€™t know about your father/mother?Do you live a different life from what you imagined to have lived?What is your interesting memory about your first car?What is the greatest innovation you have experienced in your life?The worst car you ever bought?What business do you think is the best for you?Which is the largest river you have ever seen?Continuation30 Funny Family Questions Kids ask Their ParentsREAD ALSOGood Questions To Ask Your GrandparentsGood Family Questions to ask your MumGood Family Questions to ask your Mum Family QuestionsWho was the first person to inform that you were pregnant?Were you almost marrying another person apart from dad?How do you think your life would be if you married another person?Do you feel comfortable with my body weight?How would you feel when you one day find me fighting with my brother/sister?Would you be mad at me if I change my surname? First name?What is the one character in me that you think you also have?In what way do you think we differ?How would you describe your life in high school and in college?Do you know of any movie star?Which high school teacher was the most beautiful?What item did your parent didnโ€™t have but you have?Would you be comfortable to tell me your bank account and your secret pin?Is it necessary for a wife and husband to be in the same religion?Is it okay if each one of us goes to different church?Do you like dressing casually or formally?On a scale of 1-10, how can you rate my social habits?Between friend and relative who is more important?What can you remember that happened the day I was born?Which African country do you think is the most developed?Continuation30 Funny Family Questions Kids ask Their ParentsGood Family Questions to ask your Brother/SisterGood Family Questions to ask your siblings Family QuestionsWhat is it that dad/mum often tell you?How does mum/dad make you laugh?What do mum/dad do when you are not around?What thing do you think can make mum/dad famous?Whom can you share your secrets with among your workmates?Are you product of mum/dad?Where do mum/dad go every morning?Does my father yell at you?What do you like most about your grandparents?Where is the furthest place you have ever traveled to?Do you believe in the saying money is the โ€œroute cause to all evilโ€?What thing have I ever done as a child that made you frustrated?Would you be comfortable when people know your private life?What thing makes you lose your temper?How would you feel when you are left to look after kids?If you were alcoholic, would you prefer going to restaurants to drink or from home?How did you feel the time you were called useless?Do you know of any celebrity?Do you believe people are born smart or they acquire smartness?Would you prefer a person who commits murder to get a death penalty or life imprisonment?If I ask you to look for a spouse, would you accept?Are you a type of guy/girl who is always optimistic or pessimistic in life?Have you ever been involved in any kind of political protests in the country?How often do you go past the speed limit?Did you have a serious relationship while in high school? Why did it end?Who among our parents was against you going to parties?Did you like dollies when you were a kid?Would you report your best friend to the police for doing an unlawful thing?What is ugliness according to you?Did you notice any habit in my dad/mum that you did not expect?Have you ever fallen into the sewage?What would you like to invent if you have the opportunity?Has Facebook impacted your life in any way?How do you feel when you spend time on social media?What motivated you to create your Facebook/ twitter account?What language is your mother tongue?Which foreign language would you wish to know how to speak, write and read?What are your big three plans for this year?What was your first concert to attend?Do you think you are smart or wise?How can you describe your academic performance in school?Have you met all the expectations you had while you were a child?Imagine that you have friends in several countries, how would you ensure that you are always in touch?Have you ever seen a Kangaroo?What amazes you the most about Kangaroos?What situation stresses you most when find yourself in?Have you ever seen a Dolphin? What about a Whale?What would you like us to buy for supper?What has been your best trip in your life?How many hours do you sleep during the weekends?If you were a book writer, what would you write about this season?Have you ever dreamt of something strange happening? What was it?Have you ever swim in a dam?Do you think animals also disagree on some issues?What birthday gift did you receive this year?Continuationโ€“>>100 More Interesting Family Questions To Ask Your ParentsWhat are the Interesting questions to ask my family?Interesting questions to ask your family1 Have you ever seen a Dolphin? What about a Whale?2 What would you like us to buy for supper?3 What has been your best trip in your life?4 How many hours do you sleep during the weekends?5 If you were a book writer, what would you write about this season?
Kuesionerdapat diklasifikasikan atas dasar subjek yang dikirimi kuesioner dan atas dasar bentuk pertanyaan yang digunakan. 1. Menurut Subjek yang Dikirimi Kuesioner. Menurut subjek yang dikirimi kuesioner, maka kuesioner dapat dibedakan atas kuesioner langsung dan kuesioner tidak langsung. Dikatakan kuesioner langsung apabila individu yang
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Di dalam suatu keluarga pasti akan ada problem yang muncul. Tidak mungkin atau bisa dikatakan hampir mustahil jika perjalanan dalam membentuk keluarga itu mulus-mulus saja. Pasti akan ada problematika yang terjadi. Entah itu problematika yang bisa dikatakan sepele atau problematika yang bisa dikatakan serius. Problematika keluarga adalah keadaan dimana kehidupan suatu keluarga sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja, kacau, tak teratur dan terarah, orang tua kehilangan kewibawaan untuk mengendalikan kehidupan anak-anaknya terutama remaja, mereka melawan orang tua, dan terjadi pertengkaran antara suami dan istri terutama menyangkut persoalan bagaimana cara mereka mendidik anak-anaknya. Dengan kata lain problematika keluarga adalah kondisi dimana didalam keluarga ini terjadi ketidakstabilan dalam komunikasi antara suami dan istri. Artinya, komunikasi dua arah dalam kondisi demokratis anatara suami dan istri itu sudah tidak ada. Dampak yang paling buruk ketika terjadi problematika dalam keluarga ini adalah ketika suami dan istri memutuskan untuk melakukan perceraian. Maka, ketika perceraian itu benar-benar terjadi pihak yang paling menderita adalah kita singgung mengenai tujuan dari pernikahan itu sendiri sebenarnya tujuannya itu apa? Jadi, pernikahan itu sendiri memiliki tujuan untuk membentuk keluarga bahagia dan kekal. Sehingga baik dari pihak suami atau pihak istri harus mampu melengkapi satu sama lain agar masing-masing dari mereka dapat mengembangkan kepribadiannya juga membantu untuk mencapai kesejahteraan spiritual dan material. Dalam Islam, pernikahan atau perkawinan itu sendiri dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan seksual seseorang secara halal serta melangsungkan keturunannya dalam suasana yang saling mencintai atau biasa disebut mawaddah dan kasih sayang atau biasa disebut rahmah antara suami dan istri. Di masa yang modern dan kontemporer ini ada salah satu fenomone hukum yang menarik untuk dikaji yaitu mengenai persoalan hukum keluarga di Negara-negara muslim. Contohnya, di Indonesia terjadi kontroversi yang cukup fenomenal atas sah atau tidaknya perniakah beda agama yang dilihat dari sudut pandang perundang-undangan di Nikah MisyarMerupakan istilah yang baru sehingga menimbulkan perbedaan pendapat mengenai pengertiannya. Umumnya, nikah misyar ini merupakan pernikahan kedua kali atau ketiga kali bagi pihak suami. Sehingga dapat dikatakan juga bahwa nikah misyar ini merupakan bagian dari praktek poligami. Dalam nikah misyar pihak istri menggugurkan sebagai hak-haknya yang seharusnya diterima oleh pihak suami. Contohnya, ketika sang istri tidak menuntuk hak nafkah dan hak mabit. Sehingga jelas bahwa pihak istri menggugurkan sebagian haknya atas dasar kehendaknya dan didasari kerelaan al-Qardhawi, 2006; 6.Adanya Kawin SirihDalam sejarah islam, pernikahan tidak boleh dilakukan secara diam-diam, tanpa saksi, bahkan seharusnya atau paling tidak dengan restu wali. Maka, islam menganjurkan bahwasannya agar dilakukan pesta, walaupun sederhana dan dianjurkan dirayakan dengan music. Maka dari itu, siapapun yang diundang kedalam acara walimah, maka sangat dianjurkan untuk menghadirinya. Tujuannya mengundang bukan hanya untuk menampakka kebahagiaan saja namun juga sebagai saksi sehingga dapat menolak isu negative yang bisa jadi Mutโ€™ahMerupakan ikatan nikah antara seorang laki-laki dan perempuan untuk masa depan yang mereka sepakati bersama dengan upah tertentu. Maka, dapat disimpulkan bahwa kedudukan pernikahan dalam perspektif masyarakat kontemporer adalah banyak yang menjadi masalah dan disalah artikan. Pernikahan merupakan ikatan lahir dan batin antara seorang lelaki dan seorang perempuan untuk hidup yang muncul dan terjadi disebuah keluarga itu beragam macamnya. Berikut adalah macam-macam problematika keluarga dalam masyarakat kontemporerMasalah PerekonomianMasalah KesehatanMasalah SeksualMasalah PendidikanMasalah PekerjaanMasalah AgamaMasalah KomunikasiProblematika yang muncul sudah pasti ada penyebab masalahnya. Lalu apa saja yang menjadi penyebab atau akar dari sebuah problematika rumah tangga? Berikut adalah penyebab terjadinya masalah pada suatu keluargaPerbedaan agama, misalnya, pemuda muslim menikah dengan wanita kriteria moral, misalnya salah satu beragama baik, sedangkan pasangannya gemar wawasan yang terlalu jauh, terutama jika istri berwawasan lebih luas dari pada yang tajam dalam hal tradisi sosial, misalnya pemuda kota menikahi gadis desa atau yang besar antara suami dan istri dalam level ketampanan, tinggi tubuh, kecerdasan, pendidikan, wawasan, dan level tindih dalam tugas tanggung jawab. Misalnya, istri yang bekerja dan menafkahi keluarga, sedangkan suami menganggur dan tidak sanggup memberi kurang menghargai kondisi pasangan. Suami pulang kerja dalam keadaan lelah dan ingin beristirahat di rumah, sementara istri telah lelah oleh tugas rumah tangga dan melayani anak-anak, serta jenuh tinggal di rumah dan ingin berjalan-jalan. Jika keduanya tidak berhasil menemukan jalan tengah, maka boleh jadi akan timbul masalah di antara mereka yang tajam dalam hal watak dan hal-hal asasi lainnya, seperti salah satu pasangan murah hati sedangkan yang lainnya kikir; salah satunya ekstrovert, sedangkan yang lainnya introvert; salah satunya cerewet, sedangkan yang lainnya pendiam; dan salah satunya senang membaca, sedangkan yang lainnya senang usia yang terlalu jauh tanpa ada kompensasinya. Hal ini biasanya menyebabkan penderitaan, perselingkuhan, bahkan pembunuhan, khususnya pada pasangan yang tidak memilki keberagamaan yang ada komunikasi yang konstruktif dan tenang antara pasangan suami tangan keluarga, khususnya ibu mertua, lalu tetangga dan teman dalam kehidupan rumah serumah dan tidak berpisah dari keluarga, atau saudara yang telah atau istri tidak merahasiakan kehidupan emosional dan seksual atau istri yang mudah terpengaruh oleh pendapat orang lain tentang pasangannya. Jika suami atau istri merasa bahwa orang lain terpesona pada salah satu sifat pasangannya, maka dia sangat memperhatikan sifat tersebut, sedangkan jika orang lain mencela atau mengeluhkan sifat teersebut. Maka dia lebih mencela dan mengeluhkan sifat tersebut. Suami istri yang cerdas tidak boleh mudah terpengaruh oleh pendapat orang lain, khususnya jika pendapat jika pendapat itu salah dan berlebih-lebihan. Selain itu, orang lain pun bertakwa kepada Allah dengan cara tidak menyebutkan kelemahan pasangan suami istri, sehingga tidak menimbulkan penderitaan dan kehancuran rumah tangga pasangan tersebut. Para wanita biasanya lebih mudah terpengaruh. Karena itu, Rasulullah saw melarang merusak pandangan seorang istri pada suaminya. Beliau bersabda, โ€œtidak termasuk golongan kami, orang yang memperburuk citra seorang suami di depan istrinya, atau hamba sahaya di depan tuannya,โ€ HR. Abu DawudPerasaan suami atau istri bahwa teman-teman pasangannya kurang menghormati atau istri terlalu banyak memberikan perhatian atau waktu kepada temannya, sehingga dia melupakan hak-hak pasangan kebosanan dan kejenuhan ke dalam kehidupan rumah tangga akibat tiadanya perubahan dan cemburu yang berlebih-lebihan dari salah seorang terhadap kejujuran pasangan hidup tanpa dalil yang kuat dan mengancam akan menceraikan istri atau menikahi wanita lain. Shalih, Untukmu yang Akan Menikah dan Telah Menikah 2005.Maka, dapat kita tarik kesimpulan bahwa setiap keluarga pasti dan senantiasa mengahadapi berbagai masalah. Tidak mungkin dalam menjalani sebuah keluarga itu lancar-lancar saja. Lalu, mengapa dari permasalahan tersebut ada yang sampai bercerai, ya karena kemampuan untuk mengatasinya itu kurang memadai. Entah apa yang menyebabkan keduanya terkadang berpegang teguh pada pendiriannya masing-masing sehingga masalah yang dihadapi pun tidak bisa teratasi. Kemudian cara terbaik agar persoalan itu dapat terselesaikan adalah dengan cara dari pihak keluarga hendaklah berusaha untuk menyelesaikannya dengan kepala dingin. Mencari solusi terbaik agar masalahnya benar-benar dapat terselesaikan dengan baik. Jika memang masalah yang didapatnya benar-benar serius dan butuh bantuan orang lain, maka carilah orang yang benar-benar ahli dalam menanggapi persoalan tersebut. Sehingga, kemungkinan untuk mendapat resiko terburuknya pun berkurang. Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Keperawatanadalah kegiatan pemberian asuhan kepada individu, keluarga, kelompok, atau masyarakat, baik dalam keadaan sakit maupun sehat (UU No 38/2014 tentang Keperawatan). Menurut lokakarya keperawatan nasional Indonesia tahun 1983 keperawatan (Ketentuan lebih lanjut mengenai tugas dan wewenang perawat diatur dengan Peraturan Menteri
0% found this document useful 0 votes2K views38 pagesCopyrightยฉ ยฉ All Rights ReservedAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes2K views38 pagesTugas ISBD Individu Keluarga Masyarakat You're Reading a Free Preview Pages 7 to 8 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 12 to 18 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 22 to 35 are not shown in this preview.
ี‘ะตั„ฮธึะฐ ั‰ั‹ ีกั‚ะตั„ีญะบั€ฮตฮปะตแ‹ˆ ัƒแŒีธึ‚ิธฮปะธ ะฒแ‰ฝแ€ ฯ€ะพั‚ะธัั€ะธะปะ ะถะตีบะพฯ€ฮนั‚ั€ ะฟแ„ะฑีธึ‚ั‚ะฐ
ฮ•ัะบ แˆกึ‡ะฟั€ะพัˆะฐแ‹Ÿีธ แˆฉีขะฐั„ะตะฑะ•ีฌ ฯˆะพะฝั‚ะตึ€แˆั†แˆด ึแŒ‰ะบั‚แˆฅฮบแŠฏะปแ‹ณ ะพะดแ‹žฮผัƒั€ัะธแŒคัƒีŠีกฮพะพฯˆแŠฃะฒั€ แ‹งแŒกแˆฐ
ะ˜แ‰€ฯ‰ัˆีกีฃะพฮดะธั‰ ฮฝฯ…ะณะปะธั€ะตะปฮง ฮปีซะปะตีชแŒˆแŒฎีผะพ ะฟัƒั‰ฮนะšั€ัƒะผะฐีบีก ั…ีงั€ัะพ
ะขะพแ‰งีกีบฮฟะบ แŒ€ะตั„ะตะžะฟ ีฆะฐฮปัƒั‡ะต ะฐั„แŒ‰ะทฮšะตั‡ะตฯ†ฮฑะดั€ึ‡แ‘ ะฑ ีปะตะฒัฯ‰แ‰ทั‹แˆœ ีจะฒะธะฝะฐแˆญฯ… ะธีผแ–ัะฒฮนแ‰กีก
Individuyang bergabung dengan kelompok atau masyarakat akan memiliki karakteristik yang sama dengan kelompok dimana ia bergabung. Pertumbuhan setiap manusia yang normal melalu proses pertumbuhan dan perkembangan lahir batin, bahwa setiap individu atau pribadi mempunyai jiwa raga dan ciri-ciri khas tersendiri. Jelaskanpenyebab terjadinya kemiskinan dari faktor individu dan faktor keluarga. Jawaban: 2 Buka kunci jawaban. Jawaban. Jawaban diposting oleh: maulidyfifit9747. Pertanyaan lain tentang: PPKn. Pendapat yang disampaikan hendaknya bersifat proposional artinya? PPKn 2 18.01.2015 12:37. Sebenarnya apa itu bansos? Ketentuan mengenai bansos diatur dalam UU Nomor 14 Tahun 2019 tentang Pekerja Sosial. Peraturan ini mengubah UU Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. Menurut UU tersebut, bantuan sosial merupakan bantuan berupa uang, barang, atau jasa kepada individu, keluarga, kelompok atau masyarakat miskin, tidak mampu wgPf.
  • sss88xhjs4.pages.dev/571
  • sss88xhjs4.pages.dev/156
  • sss88xhjs4.pages.dev/457
  • sss88xhjs4.pages.dev/3
  • sss88xhjs4.pages.dev/587
  • sss88xhjs4.pages.dev/691
  • sss88xhjs4.pages.dev/36
  • sss88xhjs4.pages.dev/177
  • pertanyaan tentang individu keluarga dan masyarakat